• 9

    Oct

    Maaf Nak, Sementara Jangan Main di Musholla Dulu Ya!

    Anakku, sedang beranjak menuju usia 2 tahun, gemar bermain di musholla kompleks. Mungkin karena tempatnya terbuka, lapang dan sejuk, beda dengan kondisi rumah yang sempit. Padahal di situ dia paling-paling hanya bermain sapu dan kain pel, sesekali bermain spidol dan penghapus yang sering dipakai untuk belajar mengaji. Agak merepotkan bagiku adalah karena bocah ini gemar keluar-masuk musholla, dan aku harus memastikan dia melepas/memakai sandal sesuai tempatnya. Karena biasanya musholla sepi, jadi kami bisa santai saja bermain. Saat aku hendak pindah ke kompleks ini, penghuni rumah yang hendak aku beli bercerita kalau di kompleks ada musholla, tapi biasanya sepi dan hanya dimanfaatkan saat bulan puasa. Tapi sejak 2-3 tahun terakhir aku lihat warga mulai berkeinginan untuk lebih banyak mema
    Read More
-

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru