• 12

    Oct

    Ketika Gereja Terjebak Horoskop ala Yahudi

    Sejak kecil aku selalu diajarkan untuk tidak percaya dengan berbagai macan ramalan bintang, horoskop, zodiak, shio dan sebagainya. Tidak hanya di lingkungan kristen di gereja yang terbatas, tapi juga di lingkungan masyarakat yang mayoritas muslim. Herannya, di majalah-majalah selalu saja ada rubrik ramalan-ramalan seperti ini. Belakangan, aku agak geli sekaligus trenyuh ketika mendapati ada gereja yang secara tidak sadar mempraktekkan sesuatu yang mirip dengan horoskop ini. Apa itu? Sebelumnya aku pengen nonstalgia dulu. Sejak remaja aku hobi membaca, termasuk membaca majalah. Mulai dari majalah anak-anak, remaja dan juga dewasa (ups .. maksudnya majalah umum). Meskipun di otak sudah ditanamkan keyakinan untuk tidak mempercayai itu, tapi aku hampir tidak pernah melewatkan rubrik horo
    Read More
  • 2

    Sep

    Mulailah Bijak di Media Sosial, Karir Bisa Jadi Taruhan

    Jobvite, sebuah situs perekrutan pegawai di Amrik, tahun ini mengeluarkan hasil survey tentang hubungan rekrutmen karyawan dengan aktivitas di media sosial. Cukup menarik bahwa 52% perekrut karyawan mempertimbangkan perilaku kandidat di media sosial dalam proses rekrutmen itu dan sebagian besar mendapatkan hasil yang negatif. Media sosial yang sering menjadi acuan adalah LinkedIn, Facebook dan Twitter. Meskipun survey itu mungkin dilakukan di negeri Paman Sam saja, ada baiknya kita mengambil hikmah dari hal ini. Akhir-akhir ini postingan di media sosial sering kali memprihatinkan. Sepertinya apa yang ditulis benar-benar curahan emosi yang tidak terkendali dan tidak disaring. Kayak kesempatan untuk meluapkan jati diri yang sebenarnya. Memang, yang namanya orang curhat atau melamp
    Read More
  • 27

    Aug

    Bugs di New Blog Detik

    Sudah cukup lama blog detik mengalami pembaruan. Aku gak tahu dalemannya gimana, tapi secara yang tampak saja setidaknya ada 2 perubahan mencolok. Pertama soal antarmuka. Tampilannya berubah, cukup menarik, meskipun nuansa Wordpress masih belum hilang. Blogdetik sendiri mengklaim sebagai “Platform Blok Lokal Asli di Indonesia” … hmm, ya sudahlah, aku kurang paham maksudnya.  Perubahan kedua adalah penggabungan user menggunakan Detik Connect. Bagi yang aktif di portal detik, hal ini menguntungkan, karena gak perlu punya banyak user (dan password), cukup satu akun bisa merambah ke berbagai produk detik.com. Sayangnya setelah berbulan-bulan mencoba, aku masih menemukan beberapa masalah dengan pembaruan ini. Entah hanya aku saja, atau mungkin memang ini masalah yang dia
    Read More
  • 14

    Aug

    Apa Salahnya Mengajak 270 Juta Orang Berdoa?

    Sejak kemarin, salah satu ustad terkenal menjadi pembicaraan ramai di media sosial, gara-gara postingan twitternya. 270an jt penduduk Indonesia, doa bareng, 40hr, pake 7 TV Nasional, pagi siang sore malem, beres dah. Dolar bs lsg di bawah ceban. @yusuf_mansur Banyak komentar yang menertawakan kenaifan beliau. Aku sih coba menahan diri untuk tidak ikut-ikutan tertawa atau mencemooh twit tersebut, tapi terus terang gak bisa nahan tawa membaca berbagai komentar dan meme terkait dengan twit itu. Sebenarnya apa salahnya mengajak orang berdoa? Di setiap agama, doa adalah hal yang umum dan wajib. Doa bisa mengungkapkan banyak hal, dan setiap agama punya kisah dan kesaksian tentang mujizat yang didapat lewat doa. Karena saya Kristen, saya hanya akan berkomentar dari sudut pandang Kristiani. Agak
    Read More
  • 5

    Aug

    Alasan Emmanuel Adebayor Memilih Islam

    Beberapa hari lalu seseorang mengirimkan artikel ke group Whatsapp tentang 13 alasan mengapa Emmanuel Adebayor (EA), pemain sepakbola internasional dari Togo, meninggalkan agama Kristen dan memilih masuk Islam. Grup itu adalah grup warga komplek, yang isinya jelas dari beragam suku dan agama. Menurutku sih agak keterlaluan tidak dewasanya si pengirim postingan tersebut, tapi ya sudahlah, sebagai minoritas aku pilih diam saja. Untung warga lain juga memilih bersikap dewasa, tidak ada yang memberi tanggapan. Bahkan seorang warga senior langsung mengirimkan gambar humor untuk mengalihkan topik. Padahal kalau ada yang posting tentang kotbah atau renungan, meskipun dari agama tertentu (selama ini sih selalu dari kalangan muslim), banyak yang mengamini. So far, buatku gak masalah, justru bagus
    Read More
  • 8

    Jul

    Minimarket, Go-Jek dan Bluebird

    Sudah lama terjadi benturan antara pihak bermodal besar dengan pelaku ekonomi bermodal pas-pasan. Kebanyakan konsumen memang lebih condong “memihak” pada pihak yang bermodal besar, karena lebih menguntungkan bagi konsumen. Tapi para pengamat, dan tentu saja pihak yang “tersingkir”, langsung mengecam ulah pemilik modal besar itu. Salah kapitalisme kah? Bukankan semua pelaku usaha itu juga menjalankan kapitalisme, sama-sama memakai modal, cuma beda ukuran. Aku tertarik dengan tiga kasus yang jadi judul postingan ini, pengen sekedar share opini saja. Taksi Di Jakarta, merk Blue Bird ibarat default-nya taksi. Di mana-mana taksi ini gampang dijumpai, dan umumnya jadi pilihan pengguna taksi yang ingin merasa nyaman, meskipun perlu merogoh kocek l
    Read More
  • 4

    Dec

    Efisiensi Kerja

    Salah satu tantangan berat bekerja di Jakarta adalah transportasi. Yup, sebagian besar pekerja di Jakarta tinggal di pinggiran atau di tempat yang tidak dekat dengan kantor mereka. Kemacetan adalah makanan sehari-hari. Untuk menuju kantor, bisa menyita waktu lebih dari satu jam, yang artinya minimal bisa 2 jam terbuang sia-sia. Makanya bisa kerja dari rumah masing-masing adalah idaman banyak orang, karena bisa menghindari pemborosan waktu di jalan. Yup, dan itu yang kami lakukan di kantor. Semua orang bekerja dari rumah masing-masing, berkomunikasi secara online lewat jaringan internet. Tapi ada kalanya kami juga kangen pengen ngumpul bareng. Meskipun bisa ber chit-chat ria di skype atau sosial media lainnya, rasanya tetap beda dibanding ketemu langsung. Apalagi kalau sudah ngobrolin kerj
    Read More
- Next

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru