• 20

    Jul

    BBM to SMS

    Siang-siang lagi ngantuk, tiba-tiba handphone berbunyi karena ada SMS masuk. Sejak jadi programmer dan menikah, aku mulai jarang terima SMS. Paling-paling SMS iklan atau iseng, pikirku. No Tak Dikenal : “Hi Mas” (loh, kok tahu namaku) Balasan : “Hi” (singkata saja, gak yakin. Tapi dugaanku ini adalah nomornya Mr. TC) No Tak Dikenal : “Aku baru sadar kalau kita bisa berkomunikasi lewat BB. Akan lebih mudah.” (Blackberry?? Piye? Wong aku gak punya BB) Balasan: “Saya gak punya BB” No Tak Dikenal: “Loh, berarti ini SMS ya?” Balasan: “Iya” (singkat aja kubalas) No Tak Dikenal: “Ok. Kita bisa usahakan untuk mengadakannya buatmu” (mau ngasih BB nih? ngarep.com) Untuk memastikan, aku kirim pesan lewat Skype ke Mr.
    Read More
  • 12

    Jul

    Internal Negotiation

    Surat resign yang kukirim akhir pekan lalu (persis setelah ada konfirmasi gaji diterima) ternyata langsung mendapat tanggapan hari itu juga, baik oleh manager maupun oleh big bos. Cuma aku baru tahu hari Senin kemarin. Tanggapannya positif, dalam arti gak dicuekin. Berhubung kebetulan pekan ini Mr TC lagi di Jakarta, dia mengajak ketemuan untuk membahas perihal pengunduran diriku. Siang harinya bos lokal nelpon juga, dia ingin ikutan ketemuan, tapi kalau bisa waktunya diundur. Oke, aku setuju. Pertemuan diadakan malam ini di Starbucks Pasific Place, tempat dulu aku wawancara untuk masuk ke perusahaan ini. Jadi ingat pertama kali ke sini berasa kayak orang udik, bingung lihat mal, muter-muter, akhirnya nyerah dan tanya ke petugas informasi. Sekarang aku sedikit santai, muter-muter dulu buk
    Read More
  • 13

    Mar

    Minggu Pertama di Kantor Baru

    Hari #1 Di hari pertama aku gak ingin memberi kesan buruk karena terlambat, makanya aku datang agak awal, terlalu awal malahan. Masih sempat nongkrong bentar di halte. Eh, ternyata kantor masih sepi, cuma ada satu orang. Alim, dialah orang pertama yang menyambutku, cukup gaul, jadi kami bisa cepat akrab. Mendekati jam 9 pagi barulah beberapa orang datang. Hari #2 Pagi ini aku datang belum ada orang, pintu ruangan masih terkunci dan lift belum beroperasi. Olahraga dikit naik tangga. Siangnya Alim mengajakku makan siang di kantin UKI. Kami naik motor, katanya kejauhan kalau jalan kaki. Padahal kupikir gak sampai 15 menit kalau jalan, wong tiap hari aku juga lewat situ. Makan diantara para mahasiswa, jadi berasa masih kuliah hehehe Hari #3 Di hari pertama, Bu Emi terlihat cuek, bahkan nya
    Read More
Prev -

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru