• 18

    Sep

    Masalah Keluarga/Orang tua

    “Sebenarnya, ada alasan lain … alasan keluarga”, ungkap Bang Napi, saat aku mencoba menahan dia agar membatalkan rencana pengunduran dirinya. Aku sendiri tidak yakin apakah aku bisa mencegah niat itu, karena toh gak ada yang bisa aku tawarkan. Aku sendiri hanya bisa pasrah. Setelah berbagai alasan diajukan, akhirnya alasan utama tampil. Alasan keluarga. Lebih tepatnya, campur tangan keluarga, dalam hal ini orangtua. Dia mengungkapkan bahwa orangtuanya prihatin dengan keadaannya, khususnya kondisi ekonomi. Orangtuanya berharap bang Napi bisa sukses, namun saat ini masih belum bisa sesuai dengan harapan orangtuanya. Apalagi adiknya tergolong lebih sukses, — dalam hal materi. “Aku sendiri gak mempermasalahkan itu, tapi lama-lama gak enak juga kuping ini ndenger
    Read More
  • 2

    Feb

    Keliatan Mbak!

    “Huh, sebel bener deh”. seru Kokom begitu masuk kantor. Bajunya sedikit basah meski dia sudah memakai payung di tengah hujan deras pagi ini. Hujan pagi ini membuat suasana dingin dan sedikit malas untuk bekerja, banyak orang masih asik ngobrol di pantry. “Emang kenapa, Kom?” tanyaku penasaran. “Ah, gak ah , malu”, katanya sambil tersipu. “Ayolah, cerita aja. Ayo donk, gak apa-apa.” rayuku. Soalnya jadi malah penasaran. “Gini”, akhirnya Kokom bercerita juga. “Tadi kan naik angkot, terus pas turun kan agak becek. Setelah turun, aku bayar angkot, eh supirnya nggodain ‘Mbak, tadi celana dalamnya kelihatan, saya lihat gak apa-apa ya?’” “Huh, sebel gak sih. Langsung aja aku bilang ‘Eh, jangan sem
    Read More
  • 6

    Jan

    Tidak Profesional

    Pagi ini ada SMS dari Ekusa yang menanyakan apakah ada programmer yang bisa ditunjuk untuk menggantikan Prof melakukan training OpenOffice. Prof mendadak sakit, dan info itu baru disampaikan pagi itu juga. “Kemarin aku udah konfirmasikan ke Prof juga (yang kebetulan memang hadir di kantor) dan dia bilang hari ini bisa. Aku juga dapat info mendadak gini mas.” kata Ekusa menjelaskan. Aku agak jengkel juga mengapa serba mendadak. Tapi namanya orang sakit, apalagi sakit Prof termasuk serius (mungkin jantungnya kumat). Jelas hari ini tidak ada yang bisa menggantikan. Memberikan training itu tidak mudah dan tidak bisa mendadak, bahkan untuk topikyang dianggap ringan termasuk aplikasi perkantoran ini. Apalagi di antara karyawan yang ada, tidak ada yang cukup pengalaman melakukan tra
    Read More
  • 4

    Dec

    World Time

    (3:53:03 PM) Kokom: mas (3:53:06 PM) Kokom: aku mau tanya (3:53:30 PM) Kokom: smartu untuk pengaturan waktunya pake world time ngga? (3:55:40 PM) Mas: world time itu apa ya? (3:58:21 PM) Kokom: mksdnya jam dunia (3:58:27 PM) Kokom: jadi mengikuti jam dunia (3:58:58 PM) Mas: yang dimaksud jam dunia itu seperti apa? bedanya dengan jam kantor apa? — jam kantor ada gak ya? :) (4:01:10 PM) Kokom: jam di smartu ngikutin jam lokal qt ato ngikutin jam international (4:01:12 PM) Kokom: mksdnya gitu (4:02:02 PM) Mas: jam internasional itu yang dimana? apa bedanya jam internasional dengan jam lokal? (4:03:36 PM) Kokom: aduh mas aku ngga ngerti pasti (4:03:45 PM) Kokom: tapi pertanyaannya gitu dari customer (4:03:50 PM) Kokom: makanya sekarang aku tanya (4:03:58 PM) Mas: loh, yang nanya aja ngga
    Read More
-

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru