• 19

    Dec

    Rusaknya Rasa Aman

    Hampir lima tahun aku tinggal di kantor, selama itu pula aku merasa keadaan kantor (dan kompleks secara umum) aman. Aku gak kuatir meletakkan barang apapun di meja atau dimanapun, - dompet, duit, handphone, kamera, laptop, dsb -, dan memang belum pernah merasa ada kehilangan yang berarti. Emang sih, beberapa kali duit receh lenyap, dan pernah sekali duit ilang, tapi tidak membuatku merasa gak aman. Bahkan orang yang baru bergabung di kantorpun terbiasa dengan suasana tersebut, suasana aman dan saling percaya, yang kadang malah jadi teledor. Beberapa orang sering meletakkan barang sembarangan, dan ribut ketika dia butuh barang itu karena lupa naruh dimana. Tapi toh akhirnya ketemu juga. Namun hari itu, rasa aman itu rusak, hancur gara-gara ulah supir gak bertanggung jawab. Bose, yang bebe
    Read More
  • 13

    Nov

    Kepanikan di pagi hari

    Meskipun sekedar mitos dan tahayul yang sudah banyak ditinggalkan, namun tidak dapat dipungkiri kalau angka 13 di hari ini mengandung berbagai kesialan. Bukan kesialan yang fatal, tapi setidaknya sudah memberi beberapa kepanikan di pagi hari. Mungkin masih terlalu kasar juga kalau dibilang panik … cuma mencemaskan, atau menjengkelkan. Lebih halus lagi, kurang beruntung. Kejengkelan pertama terkait dengan ulah Bose (lagi). Pagi ini tiba-tiba dia ngeloyor pergi tanpa pamit, membawa serta mobil kantor. Padahal jam 9 pagi sudah ada jadwal harus mengantar beberapa karyawan ke customer. Seperti biasa, ponselnya sulit dihubungi, apalagi dia punya kebiasaan gonta-ganti kartu (mumpung gonta-ganti kartu belum diharamkan kali). Semua menduga kalau dia nyuci mobil, tapi dimana? Lagipula dia su
    Read More
-

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru