• 28

    Dec

    Hari Yang Menjengkelkan

    Pertama: Amir out Sejak minggu lalu Amir, yang baru 3 bulan kerja, sudah menyatakan untuk resign. Namun aku masih coba untuk nahan dia. Ternyata keputusannya sudah bulat. Alasannya macam-macam. Awalnya hanya karena dia gak betah di cikarang, mungkin juga karena suasana kantor. Ujung-ujungnya dia curhat ke ortu dan ortu menganjurkan (anjuran yang diterima Rudi sebagai perintah). Satu hal yang lama-lama membuatku muak adalah berulangkali dia bilang bahwa dia gak bisa nglawan perintah ortu. Bahhh Selain itu, dia juga mengeluh karena gajinya dipotong (wah, payah juga Budi, jadi salah paham juga). Sebenarnya di awal interview aku dah pernah sampailkan ini, tapi yah, dasarnya dah gak niat. Baru juga sekali kepotong 300ribu aja. Selanjutnya keluhan tentang uang transport ke customer yang tidak
    Read More
-

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru