• 13

    Apr

    Memberi dan Mengasihi

    “Kalau di Kristen, saya dulu kan pernah jadi Kristen, kan ada tuh anjuran untuk ngasih berapa persen gitu ke gereja”, tanya Bu Emi. Beliau cenderung sering membicarakan hal-hal terkait agama, meskipun masih topik yang ringan. “Iya,” aku bilang. “Di Kristen ada istilah persepuluhan. Jadi wajib memberikan 10% dari penghasilan kita”. “Iu anjuran atau perintah” “Perintah” “Lho, dipaksa donk. Terus gimana kita tahu kalau yang kita kasih benar-benar penghasilan kita? Apalagi kalau dia bukan karyawan yang penghasilannya gak tentu tiap bulan” “Itu ada hukumnya. Ya kan setiap penghasilan, kapanpun kita terima, 10% dari itu. Masalah jumlahnya benar atau tidak, itu urusan pribadi antara orang itu dengan Tuhan. Toh seh
    Read More
  • 1

    Apr

    Ngobrolin Agama

    Berawal dari buku Cacing dan Kotorannya…. Semula Alim menanyakan tentang Ajahn Brahm, yang berujung pada diskusi singkat tentang bukunya Cacing dan Kotoran Kesayangannya. Akhirnya, karena banyak review positif tentang buku itu, Alim (yang ternyata pemeluk agama Budha) berniat membaca buku itu. Hari ini dia membawa buku itu, bukan dia yang beli, tapi abangnya. Seiring dengan pembicaraan tentang buku itu, akhirnya pembicaraan sore ini bersinggunggan dengan agama. Bukan obrolan yang berat seperti perdebatan dogma, hanya sebatas informasi saja. Dari sini aku tahu kalau Bu Emmy penganut Budha, dan Jaja adalah Katholik. Sedang Afik serta Hema sudah sejak awal ketahuan kalau muslim. Lumayan beragam. Apalagi ada staff di India yang mungkin penganut Hindu atau Sikh. Bu Emi cerita kalau dul
    Read More
  • 13

    Mar

    Minggu Pertama di Kantor Baru

    Hari #1 Di hari pertama aku gak ingin memberi kesan buruk karena terlambat, makanya aku datang agak awal, terlalu awal malahan. Masih sempat nongkrong bentar di halte. Eh, ternyata kantor masih sepi, cuma ada satu orang. Alim, dialah orang pertama yang menyambutku, cukup gaul, jadi kami bisa cepat akrab. Mendekati jam 9 pagi barulah beberapa orang datang. Hari #2 Pagi ini aku datang belum ada orang, pintu ruangan masih terkunci dan lift belum beroperasi. Olahraga dikit naik tangga. Siangnya Alim mengajakku makan siang di kantin UKI. Kami naik motor, katanya kejauhan kalau jalan kaki. Padahal kupikir gak sampai 15 menit kalau jalan, wong tiap hari aku juga lewat situ. Makan diantara para mahasiswa, jadi berasa masih kuliah hehehe Hari #3 Di hari pertama, Bu Emi terlihat cuek, bahkan nya
    Read More
Prev -

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru