• 7

    Jul

    Saya Suruh Pulang

    Di tengah-tengah rehat meeting dengan customer, tiba-tiba telepon berbunyi. Ternyata dari customer lain, perusahaan Eropa. Berhubung sedang rehat, aku angkat saja telpon tersebut. “Pak, itu barusan Anda kan kirim orang ke kantor kami. Sekarang langsung saya suruh pulang. Soalnya dia gak tahu sama sekali apa yang mau dikerjakan. Nah, user di sini gak mau ngasih penjelasan ulang dari awal, karena sudah memberi penjelasan detail ke BM. Rencananya hari ini langsung masuk ke penjelasan lebih detail. Ini sudah yang kedua kalinya Pak Anda kirim orang seperti itu.” Demikian kira-kira apa yang disampaikan customer tersebut. Langsung saja aku senewen. Tapi karena dia customer, dan membantahpun gak ada gunanya, aku iyakan saja tanpa banyak memberi komentar. Tapi hati ini benar-benar dong
    Read More
  • 6

    Apr

    Ketinggalan

    Siang tadi, Renaldy nganterin Akank ke MM2100. Seperti biasa mereka mengambil jalan pintas, menyeberangi sungai dengan jasa gethek. “Tau gak mas, ” Renaldy bercerita sore itu. “Tadi kan aku bonceng Akank nyebrang sungai. Nah, kan ada turunan, terus setelah nyebrang sungai jadi nanjak.” “Terus”, kataku. “Pas nanjak, mesin mati mendadak. Cuma sebentar, terus aku nyalain, dah bisa. Pas aku jalan, Akank teriak-teriak manggil. Kaget aku. Ternyata dia tadi turun, aku gak kerasa.”, lanjut Renaldy sambil ketawa. “Biar dia gak tersinggung, kubilang aja kalau sengaja kutinggal terus kutunggu kalau dah nyampe atas.” Akupun ikut tersenyum dengan cerita itu. Akank memiliki postur tubuh yang kecil, lebih kecil dariku, dan kurus. Sepertinya
    Read More
  • 17

    Jan

    Baunya Gak Sedap

    “Mas, belum mandi ya?” tanya Iyor. Waktu itu dia lagi di belakangku, sementara aku duduk memainkan gitar. “Enak aja, udah donk. Kenapa? Bau ya?”, jawabku manyun. “Iya, baunya gak sedap.” jawab Iyor jujur. “Tapi masih mendingan sih, daripada si Akank.” “Yah, mau gimana lagi. Masak harus mandi lagi, dah malam nih. Lagipula badanku lagi gak sehat rasanya, biasanya kan orang gak sehat baunya agak kurang sedap memang.” kataku santai. Diantara teman-teman kantor, Iyor bisa dibilang paling ceplas-ceplos kepadaku, mungkin karena sudah bertahun-tahun bergaul cukup akrab, dan apa adanya. Kasarnya, saling memaki pun kami sudah terbiasa. Ejek mengejek diantara kami sudah bukan hal yang baru, kadang kelewatan, tapi kami sama-sama cuek dan
    Read More
-

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru