Medsos Adalah Ajang Pamer, So What?

22 Jun 2016

Ilustrasi Medsos - Sumber: tribunnews

Medsos alias Media Sosial atau jejaring sosial di dunia maya menjadi booming dalam 5 tahun terakhir ini, terutama dengan perkembangan smartphone dan internet. Apa saja diposting di dunia maya, mulai dari curhat hingga motivasi, foto kucing hingga foto narsis dan berbagai berita serta perdebatan yang mungkin sulit terjadi di dunia nyata. Begitulah, sosmed memudahkan kita untuk “berbagi” - kegembiraan, kemarahan, kesediahan dan, sayangnya kadang-kadang, kebodohan.

Mulailah banyak yang mengkritik jenis-jenis postingan yang disebarkan. Ada himbauan agar jangan terlalu mengumbar kemesraan, kasihan mereka yang masih jomblo. Atau kurangi postingan anak, kasihan mereka yang belum punya anak. Jangan banyak-banyak posting liburan, kasihan mereka yang kurang mampu dan sebagainya. Ditambah peringatan akan bahaya pamer dan himbauan agar postingan di media sosial itu yang bermanfaat saja.

Lantas seorang teman yang vocal berteriak di linimasanya, “sosial media kan memang ajang pamer, masalah?”.

Yup, itu adalah fakta yang sulit dibantah.

Ada yang hanya posting atau sharing berita-berita atau artikel yang bagus, ya ini juga pamer kalau dia rajin membaca atau koleksi ilmu.
Ada yang hanya posting foto-foto yang indah, - bukan anak atau pasangan -, ini juga pamer kalau dia bisa fotografi.
Ada yang hanya posting kata-kata mutiara atau wajangan atau kotbah, - jelas kan apa yang dia pamerkan? Hehehe.

Lalu? Ya gak masalah, gak usah baper, enjoy aja. Sosmed berguna untuk menfasilitasi dua hasrat manusia yang terpendam dan sering menjadi tabu di dunia nyata - KEPO dan PAMER, - meskipun dibungkus dengan nuansa pertemanan. Nikmati saja. Yang penting, usahakan jangan berlebihan kalau Anda tidak ingin kehilangan teman dan wibawa.


TAGS opini media sosial pamer bijaksana


-

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru