Ketika Kembang Api Terlalu Mainstream Untuk Tahun Baru

13 Oct 2015

Perayaan tahun baru hampir selalu identik dengan petasan dan kembang api. Okelah, mungkin ini hanya berlaku untuk tahun baru Masehi dan tahun baru Imlek. Aku belum pernah ikut perayaan Nyepi, jadi gak begitu paham apakah ada kembang api atau petasan yang dinyalakan (setelah Nyepi tentunya). Dan seingatku, perayaan malam 1 Suro juga tidak identik dengan petasan atau kembang api.

Banyak pihak yang mengecam, mencela, bahkan mengutuki petasan dan kembang api dalam perayaan tahun baru. Aku sendiri gak suka ketika kembang api itu terlalu berisik dan tidak harmonis. Sama sekali tidak ada keindahan. Tapi ya gak sampai mengkafir-kafirkan mereka yang merayakan kembang api sih, apalagi sampai melaknat mereka dengan sumpah serapah. Tapi ada lho  … hehehe.

Hari ini ramai berita soal pembakaran.

Mungkin karena merayakan tahun baru dengan membakar kembang api dan petasan itu dianggap terlalu mainstream, sebagian besar orang memilih menyambut tahun baru dengan membakar yang lain. Ya begitulah.

Anyway, setulus hati saya ucapkan, Selamat Tahun Baru, bagi yang merayakan.


TAGS tahun baru petasan kembang api singkil aceh


-

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru