BBM (Mau) Naik, Bike To Work Saja!

24 Feb 2012

Sudah lama pemerintah tarik ulur mengenai kebijakan menaikkan tarif BBM (bahan bakar minyak, bukan blackberry messanger). Di salah satu milis keuangan hal ini juga sudah lama dibicarakan. Sebagian besar praktisi keuangan (setidaknya yang aktif di milis) setuju agar pemerintah mengurangi subsidi BBM itu dan mengalihkan ke subsidi ke bidang lain.

Rasanya memang kurang adil kalau pemilik mobil, yang biasanya golongan mampu, terus menerus menikmati subsidi sementara banyak rakyat yang tidak punya kendaraan bermotor sama sekali tidak merasakan subsidi di bidang lain. Tapi kalau BBM naik, angkutan umum pasti ikut naik, dan pengguna angkutan umum biasanya golongan kurang mampu. Perdebatan tarif BBM pasti cuma seputar itu aja. Payahnya lagi, masalah harga BBM terlalu sering dijadikan komoditi politik, ini yang memuakkan.

Daripada pusing mikir BBM mau naik, lebih baik menyikapi kenaikan itu dengan arif. Salah satunya, beralih ke transportasi non BBM. Salah satunya ya sepeda :), apalagi kalau jarak yang kita tempuh tidak terlalu jauh. Kalau di hitung-hitung, dengan kemacetan yang terjadi, waktu tempuh antara naik kendaraan bermotor atau angkutan umum, tidak terlalu beda jauh dengan naik sepeda.

Jumat minggu lalu aku pertama kali mencoba bike to work. Sudah lama pengen beli sepeda, akhirnya kesampaian juga beli sepeda meskipun bekas. Aku kurang suka naik sepeda motor di Jakarta, mengingat perilaku pemakai sepeda motor yang sering kali menyebalkan bagiku. Belum lagi mengingat kemacetan yang ada. Bukan berarti dengan sepeda kita bebas macet. Ternyata sama saja.

Rute pertama yang kutempuh untuk bersepeda adalah dari rumah ke tempat client di Jalan Fatmawati. Aku itung-itung, dari Slipi, aku harus beberapa kali pindah angkutan umum. Kalau naik taksi bisa terjebak macet di beberapa tempat dan ongkosnya bakal melonjak. Menurutku dengan taksi paling cepat bisa 20-30 menit, sedang dengan angkot+kopaja bisa 1 jam juga karena ngetem dan sebagainya. Dengan sepeda, karena aku jalan santai, bisa kutempuh dengan waktu 75 menit. Sudah termasuk istirahat beberapa kali sambil menikmati suasana Jakarta.

Waktu pulang malah lebih cepat lagi, berhubung nyaris kehujanan, jadi ngebut. Alhasil, perjalanan Fatmawati - Blok M - Kebayoran - Slipi bisa ditempuh kurang dari 1 jam.

Irit ongkos meskipun ngos-ngosan, tapi hitung-hitung olahraga hehehe. Ayo, bike to work dan bike to school! Jangan manja minta subsidi mulu dari pemerintah :D


TAGS Customer jakarta Pemerintah sepeda bike to work BBM


-

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru