SOP Pemecatan

28 Jun 2011

Hmm …. apa yang terjadi pada Hema bulan lalu ternyata terjadi lagi. Mendadak password FTP ke server diganti, dan tidak semua programmer diberi tahu tentang pergantian itu. Salah satu yang tidak terdapat dalam daftar penerima email pemberitahuan adalah Afik. Artinya, dia tidak akan bisa bekerja karena semua pekerjaan dilakukan langsung ke server lewat FTP. Meskipun dia bisa bekerja secara lokal di laptop, tapi pekerjaan tidak akan bisa diserahkan.

Aku sendiri baru mengetahuinya esok hari, setelah aku mencoba berbagai ftp client dan mendapat pesan bahwa password ftp salah. Semalaman aku mencoba melakukan update kode program dan gagal, kupikir ada masalah dengan sambungan internetku, karena memang sering lemot. Eh, salahku sendiri yang tidak mengecek email.

Mungkin memang standard cara pemecatan seperti itu, karyawan tidak langsung diberi tahu, tapi secara perlahan karyawan tidak diberi tugas, seperti yang dialami Afik. Kemudian akses ke ruang kerja (dalam hal ini server tempat aplikasi dibuat) ditutup tanpa pemberitahuan. Baru kemudian (setelah beberapa hari), karyawan tersebut dipanggil direksi untuk pemberitahuan tentang pemecatan (dalam kasus Hema) atau tidak diperpanjang kontrak/percobaan (untuk kasus Afik).

Terus terang aku tidak nyaman dengan metode tersebut. Mendingan jauh-jauh hari diberitahukan ke karyawan kalau dia tidak akan diperpanjang kontraknya, jadi karyawan bisa siap-siap dan tidak bertanya-tanya atau melakukan pekerjaan yang sia-sia, toh tidak kepake. Bukankah untuk pengunduran diri ada syarat 2 weeks (beberapa perusahaan malah 1 month, bahkan ada yang 2 months notice), seharusnya karyawan berhak juga mendapat informasi dini kalau dia akan dipecat.

Ah, toh aku masih karyawan biasa saja, belum pengen terlalu jauh terlibat dalam urusan manajerial di kantor ini.


TAGS


-

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru