Wibawa DPR Hancur!

15 Jun 2011

“Saya menyampaikan sebagai Ketua DPR, bahwa lembaga ini harus ditata, kita tidak bicara kemewahan. Lembaga ini pilar demokrasi, saat ini hancur kewibawaannya, jangan harap negara ini baik kalau DPR seperti saat ini,” tutur Marzuki kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/6/2011).

Sumber:http://www.detiknews.com/read/2011/06/13/144125/1659135/10/marzuki-alie-wibawa-dpr-hancur

Entah survey mana yang dipakai bapak ini untuk mengukur kewibawaan DPR yang dia pimpin saat ini. Syukurlah kalau pak Ketua bisa menyadari tanpa menuntut adanya survey ini. Moga saja dia gak cuma nyadar, tapi juga bertindak untuk memulihkan kepercayaan rakyat itu.

Menurutku, untuk memulihkan kepercayaan rakyat, atau setidaknya meningkatkan lah, tidaklah terlalu sulit. Yang penting kompak dan sepakat bahwa anggota DPR adalah wakil rakyat, yang bekerja untuk kesejahteraan rakyat (menyeluruh, tidak hanya segelintir rakyat).

Mungkin beberapa hal ini bisa menaikkan kepercayaan rakyat :

  • Jangan maksain bikin gedung DPR yang mewah. Yang sekarang aja dibenahi, tapi anggaran jangan gede-gede.
  • Hapus kebiasaan studi banding yang gak perlu. Di era informasi ini, belajar gak perlu jauh-jauh, pakai internet bisa.
  • Jangan boros waktu bikin anggaran. Pertanggungjawabkan sebaik-baiknya pada rakyat (transparan). Kalau ada sisa anggaran, mendingan dibalikin ke negara.
  • Jangan bohongi masyarakat, contohnya dengan pelesiran yang dibungkus istilah study banding
  • Kalau sidang di gedung DPR aja, gak perlu di hotel
  • Proaktif dalam mengawasi pemerintah, tapi jangan berlebihan dan sok pamer kekuasaan.
  • Perbanyak interaksi dengan masyarakat. Lha wakil rakyat kok jarang ngumpul sama rakyat kan aneh. Daripada jalan-jalan ke luar negeri, mendingan melakukan kunjungan ke daerah, tapi jangan buat pelesiran juga.
  • Rajin ikut sidang, jangan suka bolos, jangan suka tidur apalagi nonton bokep waktu sidang.
  • Utamakan kepentingan masyarakat, bukan partai.
  • Paling gampang nih, jangan korupsi (baik waktu maupun duit)

Loh … kok banyak juga ya. Ah, masih lebih banyak lagi kalau mau dirinci. Tapi menurutku, hal-hal itu yang sering jadi sorotan, dan termasuk yang membuatku geregetan mendengar sepak terjang lembaga yang mengaku \”wakil rakyat\” itu.


TAGS Politik korupsi


-

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru