Proyek Gagal

29 Apr 2011

“Tahu gak, semua proyek di sini ga ada yang dipakai.” kata Bu Emi. Hari ini adalah hari terakhir dia di kantor, dan kebetulan pagi-pagi dia sudah di kantor.
“Loh, tapi kata Mr. TC ga ada proyek gagal.” kataku.
“Ah, di sini proyeknya ga ada yang dipakai. Mungkin selesai, tapi ga digunakan”.
“Di kantor saya dulu malah 50 persen proyek gagal”, kataku. Sengaja aku ngasih data ekstrim.
“Oh ya, 50 persen itu kan banyak.” Bu Emi agak heran.
“Iya. Terus terang dulu project management kami kurang begitu rapi, masih mendingan di sini”, kataku, sambil berintrospeksi juga.
“Lha terus gimana proyek yang gagal itu?”
“Ya sebagian ada yang dibatalkan, ada yang minta balikin uang, ada yang gantung, jadi tetap aktif tapi gak selesai-selesai. Itu yang sering bikin masalah”
“Tapi memang rata-rata banyak proyek IT yang gagal, makanya banyak perusahaan yang masih enggan berinvestasi di IT.” kata Bu Emi. Akhirnya dia melunak juga, tidak hanya ‘menyerang’ kantor ini. “Bahkan SAP aja, dulu kan saya di SAP, juga ada proyek yang gagal kok”

Aku jadi ingat perkataan BM dulu, katanya sebagian besar proyek IT itu gagal. Malah dia menyebut angka cukup ekstrim : 90 %. Ngeri amat. Entah data itu benar atau tidak. Tapi bukan berarti proyek IT tidak penting, tergantung bagaimana kita melaksanakannya, dan harus ada kerjasama yang maksimal antara pengembang dan pengguna.


TAGS Kantor


-

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru