Rasa Bersalah

10 Mar 2011

Malam ini, aku jadi kepikiran keadaan kantor lama, yang baru seminggu lebih aku tinggalkan. Masih banyak tugasku yang belum kuselesaikan, kerjaan yang terbengkalai, yang akhirnya akan menjadi beban sampah bagi penggantiku, entah siapa itu. Aku merasa sedih dan ada rasa bersalah saat mengingat ini.

Aku ingat waktu Bang Napi resign, ada rasa kecewa, bahkan jengkel. Tapi toh aku harus bisa maklum atas keadaan itu, meskipun aku tetap gak bisa terima dan tidak terlalu berminat untuk melakukan kontak dengan dia. Meskipun akhirnya kami tetap bekerja sama, tapi untuk setiap deal yang dilakukan aku serahkan ke BM.

Sekarang ganti aku yang (mungkin) mengecewakan. Aku pergi sementara tanggungjawab yang kupikul sebelumnya cukup besar. Beberapa proyek menjadi tanggungjawabku dan semuanya masih ditengah jalan. Aku saja sudah merasa kewalahan dengan semua itu, apalagi kalau ada orang baru yang menggantikanku. Yang lebih membuatku merasa bersalah adalah aku merasa tanggung jawab akan dilimpahkan ke Marta. Ah…. kasihan sekali dia. Jangan-jangan dia menjadi marah dan kecewa terhadapku.

Ingin sekali rasanya meminta maaf ke Marta. Tapi aku sendiri bingung bagaimana caranya. Lagipula aku juga tidak tahu pasti apakah memang beban tanggung jawabku itu dialihkan ke dia.

Anyway, maafkan aku Marta!


TAGS Pertemanan


-

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru