Malam Ini…

28 Feb 2011

Aku sengaja pulang malam. Bukan sekedar untuk mengerjakan tugas yang masih menumpuk. Secara resmi hari ini adalah hari terakhir aku kerja di kantor tempat aku bekerja hampir 7 tahun. Ya, persis kurang satu bulan, karena aku bergabung di awal bulan April. Makanya aku sengaja pulang malam, mencoba menikmati saat-saat terakhir di kantor ini.

Kebetulan hari ini cuma ada 6 orang. Biasanya acara perpisahan diadakan atas biaya kantor, namun kali ini aku yang berinisiatif, atas biaya sendiri. Toh belum ada yang tahu kalau aku mau resign hari ini.

Mbak Noor shock waktu aku bilang mau ngadain perpisahan. Awalnya dipikir acara makan-makan kali ini untuk ultah Dj yang jatuh hari ini juga. Dj juga kaget waktu tahu aku resign, seperti gak yakin. Marta tidak terlalu berubah ekspresinya meskipun mengaku kaget. Kurasa dia dah tahu, wong Kuca aja dah tahu.

Malam ini, seperti biasanya, yang lain sudah pulang tepat waktu, kecuali Marta. Dia memang sering pulang malam, apalagi kalau masih ada teman di kantor. Kebetulan BM memintaku untuk transfer info proyek ke Marta, karena belum ada penggantiku.

Selesai transfer info proyek, kami ngobrol. Marta menanyakan alasanku pindah kerja. Akupun cerita apa adanya. Kamipun jadi bertukar pikiran seputar kondisi kantor saat ini.

“Ada ga sesuatu yang bisa membuat Mas bertahan saat ini?” Marta bertanya serius, mungkin sedikit berharap. Sayangnya keputusanku saat ini sudah bulat. Keputusan yang sudah kupergumulkan selama tiga bulanan.

Sudah hampir jam 9, akupun harus segera pulang. Perpisahan dengan Marta cukup membuatku terharu.

“Andai bisnya sampai malam, kita bisa ngopi dulu ya.” kata Marta saat kami meninggalkan kantor.
“Ya lain kali kan bisa. Toh aku ga pergi jauh, masih di sini-sini juga.” jawabku mencoba tenang, padahal aku juga sedih.


TAGS Pertemanan Kantor pengunduran diri


-

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru