Rokok vs Batuk

8 Oct 2010

Habis makan siang, seperti biasa mata jadi terasa berat akibat kantuk. Kuputuskan untuk membuat kopi. Di pantry kulihat Arso sendirian sedang merokok. Sesekali dia terbatuk-batuk.

“Walah, dah tahu batuk-batuk gitu, kok ya masih ngrokok.” kataku.
“Gimana ya Mas, enak je” jawab Arso sambil nyengir.
“Enak apanya? Enak batuknya ya? Jadi berasa geli-geli gitu ya?” sindirku.
“Gak lah, enak rokoknya” jawab Arso. “Biarpun pas ngrokok ada rasa bersalah juga karena sambil batuk-batuk”.

Susah kalau sudah berhadapan dengan egoisme sesaat. Yang penting enak, perkara merugikan itu dipikir nanti, atau tidak perlu dipikir sama sekali. Nalarpun sering diabaikan demi mereguk kenikmatan, rasa bersalahpun hanya angin lalu. Moga saja tidak terlalu terlambat bagi Arso.


TAGS Kesehatan


-

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru