Nyari Kerja

5 Oct 2010

Pagi ini aku senewen. Aku datang terlambat 20 menitan, karena jadwal bis selalu membuatku terlambat. Kalau gak mau terlambat, aku harus datang 1 jam lebih awal, duh repotnya. Meskipun aku sudah telat, ternyata di kantor baru ada 3 orang - mbak Siti, Sanny dan Irki. Waduh!

Selanjutnya server yang digunakan untuk absensi rusak, padahal banyak data penting di sana. Dj yang bertanggung jawab masalah server ini tidak ada di tempat, dan tidak ada kabar apa-apa. Aku menebak, pasti dia lupa melakukan backup mingguan. Ternyata dugaanku benar, menurut info dari Budi.

Selanjutnya ada kabar lagi kalau ternyata pembayaran dari customer belum juga cair, padahal dijanjikan tanggal 30 bulan lalu. Aaagghhh …!

Sekilas kulihat meja Hadi kosong. Kutanya Sanny, dia bilang sejak pagi sudah gak ada. Itulah resiko tinggal di kantor, setiap gerak-gerik ketahuan. Tapi kemarin memang Hadi sudah mengajukan pengunduran diri dan dengan jujur mengatakan kalau belum dapat kerjaan baru. Sudah kutebak kalau dia sedang interview di tempat lain.

Pas jam istirahat siang, Hadi muncul dengan pakaian rapi. Waktu itu aku sedang ngobrol dengan Budi dan Gita. Dengan sedikit canggung, Hadi lewat depan mejaku dan berkata pelan (sambil senyum-senyum),
“Habis nyari kerja, Mas”.
“Oh, oke”, jawabku tersenyum juga, biar suasana jadi lebih encer. “Yang penting ngisi form cuti aja”.
“Kemarin mau ngisi, tapi servernya kan error, jadi gak bisa” jawabnya masih terkesan canggung.
“Ya udah ga papa” kataku. Diapun kembali ke mejanya.

Ah, polos sekali anak ini. Kalau aku jadi dia, mungkin aku akan seharian keluyuran di Jakarta, balik kantor kalau kantor sudah sepi. Tinggal bilang ada keperluan pribadi, atau ada ke tempat saudara/teman. Toh orang sudah bisa menebak, tapi kan tidak terlalu vulgar. Tapi dasarnya Hadi ini polos, dan inipun baru pertama kali dia kerja sehingga belum tercemar dengan intrik-intrik seperti itu.

Ijin cuti dengan menyebutkan alasan nyari kerja di tempat lain, mungkin hanya ada di kantorku :) Jujur. Setidaknya dia masih bertanggung jawab dengan kerjaannya.


TAGS disiplin Cuti


-

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru