Iyor Vs Amey

5 Jul 2010

Hari ini Budi cerita tentang Amey. Amey mempertanyakan mengapa Iyor tidak mau presentasi ke client, padahal itu adalah salah satu tugasnya sebagai marketing.

Sedikit diplomatis, Budi menjawab kalau kemungkinan karena Iyor sudah cukup sibuk mengurus admin teknisi. Tetap jawaban itu tidak memuaskan Amey karena menurutnya terlalu lemah. Kesibukan Iyor tidaklah parah sehingga dia mengabaikan tugas marketing.

Karena bingung, Budi menyarankan Amey bertanya langsung ke Iyor. Di luar dugaan, Amey segera menanyakan itu ketika berjumpa dengan Iyor. Jawaban Iyor juga sama dengan yang disampaikan Budi. Jawaban yang kurang memuaskan bagi Amey, dan ia tetap saja protes. Untung saja tidak terjadi pertengkaran antara mereka. Gawat juga kalau sampai ribut.

Amey memang unik. Meskipun perempuan dengan tubuh mungil, dia ceplas-ceplos apa adanya. Bukannya tanpa sopan santun, hanya saja tidak suka basa-basi. Pernah suatu hari ada customer ngomel-ngomel terus, dia diam saja. Akhirnya customer itu sadar dan bertanya “Saya ngomong terlalu keras ya? Saya cerewet ya?” Tanpa pikir panjang, Amey menjawab “Iya!”. Langsung, blak-blakan, tanpa tedeng aling-aling.

Apa yang dia lakukan ke Iyor juga tanpa basa-basi. Meskipun dia jauh lebih junior, dari sisi umur ataupun masa kerja, dia tidak peduli. Labrak saja.


TAGS Pertemanan Komunikasi


-

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru