Futsal

13 Mar 2010

Sekian lama gak ada olahraga bersama di kantor. Dulu pernah ada acara rutin badminton 2 kali seminggu, namun aku gak pernah ikut. Selain kurang bisa, juga kurang suka dengan badminton, apalagi sudah lama gak main badminton. Berbeda dengan sepakbola, untuk badminton aku lebih suka menonton daripada bermain.

Aku lebih suka olahraga tim, terutama sepakbola. Makanya aku mulai ajak orang-orang di kantor untuk main futsal, mumpung ada lapangan yang dekat dengan kantor. Hampir semua pria setuju, dan total ada 10 orang, pas.

Setelah minggu sebelumnya gagal karena Dj telat booking tempat, hari ini terlaksana juga. Jadwal main jam 9 pagi. Sayang sekali, yang datang cuma 6 orang. Namun kami tetap bermain.

Kebetulan, ada beberapa orang yang habis bermain futsal juga di tempat yang kami booking. Daripada cuma sedikit, kami ajak mereka main. Untungnya mereka bersedia. Belakangan kami tahu bahwa mereka rutin bermain dan sering diajak gabung pihak lain.

Awalnya kantor kami satu tim, melawan tim yang baru kami kenal. Wah, ternyata mereka cukup lincah bermain futsal, maklum jam terbang sudah tinggi. Apalagi kipernya, jago bener. Dari tim kami cuma RikRik yang permainannya bagus, karena dia juga ternyata sering main futsal.

Namun yang lebih memalukan bukanlah permainan kami yang kurang bagus, melainkan stamina kami yang payah. Sebenarnya kami cukup bisa mengimbangi permainan, hanya saja, baru 10 menit kami sudah loyo. Satu persatu mulai gantian istirahat, dan langsung terkapar kecapekan.

Aku sendiri rasanya gampang kehabisan nafas. Disusul dengan kepala sedikit pusing - akibat darah rendah. Tapi memang nafas yang kurang kuat, benar-benar capek dan ngos-ngosan. Payah sekali. Apalagi Harso dan Renaldy yang perokok aktif, lebih payah lagi.

Kami dibantai habis-habisan. Skor sudah tidak dipedulikan lagi. Belum genap 45 menit, kami sudah menyerah, terkapar dan sulit melanjutkan permainan, sementara lawan kami masih terlihat bugar. Aduh malunya…

Setidaknya lewat permainan ini kami disadarkan akan lemahnya stamina kami. Seharusnya kami lebih sering berolahraga. Aktivitas kami yang selalu di belakang meja, ditambah dengan sering begadang dan kurang olahraga, benar-benar menggerogoti stamina kami.

Ayo, semangat olahraga!


TAGS Olahraga


-

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru