Agak Gak Nyambung

11 Mar 2009

“Mas, itu orang J nanyain masalah program hrd, sepertinya Bang Iwed kurang nyambung. Gimana?” demikian sms dari Marta siang itu. Waktu itu aku sedang ada di luar kantor, di tempat customer.

Sejak beberapa hari lalu, ada utusan dari salah satu customer kami dari luar kota, untuk mengunjungi kantor agar proyek bisa lebih lancar. Cukup terbalik memang, biasanya kami yang harus menyambangi tempat customer, kali ini customer tersebut berbaik hati untuk gantian, soalnya lokasinya cukup jauh.

Sayangnya, kondisi kantor sedang sulit. Tenaga kurang, sementara proyek menumpuk, ditambah lagi tuntutan sebagian besar customer agar kami selalu hadir di tempat agar pengerjaan proyek lebih cepat. Akibatnya, kantor bisa dibilang kosong. Setiap hari, hampir tidak ada engineer yang di kantor, kalaupun ada, paling cuma 2-3 orang. Nah, untuk menyambut customer kali ini, sengaja aku tunjuk dua orang untuk mendampingi.

Berhubung tidak ada pilihan lain, maka Iwed lah yang pertama kali menemani tamu itu. Yang lain masih cukup sibuk dengan proyek masing-masing, dan mereka sebenarnya punya skill dan knowhow yang cukup tentang produk-produk yang kami jual, sementara pengalaman Iwed tergolong kurang. Akibatnya, waktu menghadapi customer ini, ada banyak kesan bahwa Iwed seperti gak nyambung. Serba salah juga.

Menunjuk Iwed untuk mendampingin customer sebenarnya belum tepat, malah bisa dibilang kurang tepat. Namun tidak ada pilihan lain, yah, mau gimana lagi. Sayangnya, sepertinya Iwed berusaha untuk tidak dengan mudah bertanya ke orang lain. Meski dia kurang terlalu mengerti, namun sepertinya dia enggan berkonsultasi dengan orang lain, semacam Marta yang mungkin lebih pengalaman dan lebih punya pengetahuan produk. Mungkin perlu waktu .. atau kerendahan hati.


TAGS Komunikasi


-

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru