Masih Mau Kerjasama Gak?

11 Feb 2009

“Besok bisa ke M gak?”, tanya BM. Pagi ini salah satu customer memintaku untuk datang besok, karena ada perubahan dalam aplikasi yang sekarang sudah ada, dan mereka ingin segera dilakukan perubahan.

“Wah, gak bisa pak”, jawabku. “Dua hari ini saya gak ingin pergi-pergi, ada kerjaan yang ingin saya bereskan untuk hari Jumat”.

Tak lama kemudian, customer yang bersangkutan menelpon. BM sengaja menggunakan speaker agar aku juga bisa mendengar pembicaraannya.

“Wah, tahu gini, aku gak perlu bohong hari ini. Hari ini kubilang ke bos kalau kamu lagi sakit.”, kata customer itu dengan nada jengkel.

“Aku dah bantuin kalian, sekarang giliran aku butuh bantuan kok kalian gak mau bantu, gimana nih.” lanjutnya.

Aku tetap bertahan, tidak bersedia untuk datang. Alasanku sederhana, aku ingin prioritaskan bagian produksi, sementara urusan ini adalah urusan marketing. Yang kedua, pembicaraan sebenarnya bisa dilakukan tanpa harus ketemu, bisa lewat email atau telpon, gak perlu ngotot ketemu segala.

“Ya udah gini aja deh”, nada customer itu mulai meninggi. “Kita bicara sebagai corporate aja. Masih mau kerjasama gak?”

Aku langsung serahkan telpon ke BM. Speakerphone dimatikan. BM mencoba untuk menenangkan suasana. Intinya dia bernegosiasi, kira-kira kalau aku digantikan orang lain bisa gak. Akhirnya telpon terputus mendadak.

Akupun segera memberi penjelasan ke BM tentang alasannya, serta posisiku. Ada proyek yang sudah mendesak, yang gagal diselesaikan oleh Kandar, dan aku ingin segera membereskannya, karena akan jadi beban. Nah, makanya aku gak mau di-interupsi dengan masalah marketing dulu. Kalau urusan produksi, aku bakal berusaha untuk bisa hadir saat customer minta, tapi ini masih masuk di wilayan marketing.

“Ya, kalau dia ngotot, ya udah, proyek itu dilepas aja.”, demikian kubilang ke BM saking jengkelnya.

Syukurlah BM lebih bijaksana. Dia menunggu waktu, agar customer bisa sedikit lebih reda emosinya, baru dia akan negosiasi agar aku bisa digantikan yang lain untuk meeting besok.


TAGS Customer kerja sama


-

Author

Search

Recent Post

Komentar Terbaru